Kesebelasan Gen Halilintar : Uzbekistan Negara Sahabat


Kesebelasan Gen Halilintar-Uzbekistan Negara Sahabat

Kenapa begitu penasaran? Tidak hanya penasaran, saya juga sangat mengagumi keluarga ini. Mereka mengistilahkan keluarga mereka sebagai edufashiontravelpreneur. Di suatu kesempatan di sebuah acara televisi yang terus terang menanyakan bagaimana dengan biaya traveling yang pastinya luar biasa banyak. Kemudian dijelaskan bahwa merekajalan-jalan bukan untuk menghabiskan uang, tetapi juga untuk mendapatkan uang. Jalan-jalan bukan hanya sekedar jalan-jalan, tetapi juga belajar banyak hal dan menempa diri. Gen suka fashion dan art. Traveling dan trading adalah kebiasaan hidup keluarga mereka. Mereka meyakini bahwa orang-orang besar dimasa lampau adalah para “traveler“.

Dalam buku ini, banyak diceritakan kunjungan bersama sebelas anak atas undangan Uzbekistan Tourism. Negara dimana banyak menyimpan sejarah dan kenangan ilmuan besar muslim. Salah satunya adalah imam Bukhari yang makamnya “ditemukan” atas prakarsa presiden Sukarno.  Sebenarnya kunjungan pertama ketika  Halilintar muda dan  Uzbekistan baru merdeka, sebelum Uzbekistan punya hubungan diplomatik dengan indonesia.  Kunjungan berikutnya setelah menikah membawa istri dan beserta anak-anak tetapi belum sebelas orang yang ikut. Kemudian baru kunjungan berikutnya bersama sebelas anak yang banyak diceritakan dalam buku ini.

Ceritanya mulai dari drama keberangkatan dimana terancam gagal berangkat secara full team. Alhamdulillah, ketika sudah pasrah atas keputusan Alah, kemudian datang keajaiban sehingga akhirnya mereka semua bisa berangkat.

Dalam beberapa kesempatan penulis bercerita mengenai sejarah singkat suatu tempat  tapi adakalanya bercerita tentang kunjungan mereka saja. Sebagaimana buku catatan perjalanan, banyak hal menarik yang diceritakan. Mulai dari drama-drama yang tak terduga, kenangan indah dan kejutan tak terduga. Dan pada akhirnya pada setiap kejadian, bermuara pada kepasrahan pada ketentuan tuhan.

Situs-situs sejarah yang tidak hanya berada di Tashkent-ibukota Uzbekistan, tetapi juga di tersebar di propinsi-propinsi lainnya. Bahkan saking banyaknya situs bersejarah tersebut, saya tidak bisa mengingatnya satu persatu. Jika suatu saat nanti berkesempatan datang ke Uzbekistan, saya rasa saya akan membuka kembali buku ini untuk membuat daftar tempat-tempat yang harus dikunjungi🙂

Walaupun buku ini bukan untuk menjawab teka-teki besar dan keingin tahuan yang mendalam tentang Uzbekistan, akan tetapi bisa menjadi jendela bagi kita untuk menengok sebuah negara yang sudah menjadi “sahabat” bahkan sebelum mereka mereka. Menjadi magnet bahwa suatu saat nanti harus datang ke Uzbekistan, berziarah dan mengagumi kebesaran pada ilmuan terdahulu. (aamiin).

Sayang sekali, sekali lagi sayang, tulisan dalam buku ini termasuk besar dan banyak pula gambar-gambar. Sedang enak-enaknya membaca, tau-tau sudah sampai akhir saja.  Walaupun ceritanya alias tulisannya tidak sebanyak yang saya kira, membaca buku ini mendatangkan pengalaman dan pemahaman baru bagi saya.

20160407_142527.jpgWalaupun sudah membaca buku pertama: Gen Halilintar My Family My Team, belum lepas juga rasa penasaran mengenai keluarga ini. Membuat saya ingin membaca buku Gen Halilintar  berikutnya. Ketika memesan buku melalui kontak yang ada di website Gen Halilintar saya minta dituliskan pesan dari pak Halilintar dan ibu Gen, sebagai kenang-kenangan ulang tahun pernikahan saya dan suami. Karena mengerti akan kesibukan beliau, saya memesan agak jauh-jauh hari untuk dapat tandatangan dan pesan tersebut supaya bertepatan dengan momen istimewa tersebut. Alhamdulillah, ternyata tidak selama yang saya duga- bahkan bukunya datang lebih awal dari perkiraan.

Oh iya, ini pesan lengkap pak Hali dan bu geni yang sudah bermurah hati menuliskannya buat kami. Pesan yang pada intinya mengenal Allah sang pencipta sebagai kunci bahagia.

Selamat bersyukur setahun bahtera pernikahan
Jika disyukuri maka Allah akan panjangkan dan tambahkan nikmatnya
Cara syukur yang paling  penting, kenalilah Allah dengan sebenar-benar kenal

Rahasia bahagia adalah dengan memahami maksud, peran & tujuanNya dalam setiap kejadian.  Moga mas dan mba mendapat kebahagiaan sejati hasil usaha mengenal Allah hingga cinta dan takut padaNya

Penulis: Lenggogeni Faruk
Jumlah Halaman: 221
Penerbit: GenH Media, Cetakan ketiga 2016
Harga: 124rb

***

Unin

6 comments

  1. Ini ceritanya keluarga travelling bersama terus gitu ya mbak? Waduuh jumlah keluarganya banyak banget, pasti rame dan seru. Tapi juga pasti ribet harus koordinasi banyak orang ha ha ha…….

  2. Jadi ini buku tentang sekeluarga yang suka jalan jalan ya mba ? Full team ? sebanyak itu ?
    Masyaallah.. jadi pengen bli bukunya.
    Ada di toko toko buku atau harus beli online yah?

    Btw mba kalau boleh mengkoreksi ada yg typo ya kayaknya “sulisannya”…
    maaf dateng dateng mengkoreksi ya. Salam kenal ^^

    1. Iya mba, di buku Uzbekistan negara sahabat ini ceritanya mereka jalan2 full team beserta drama-dramanya. Kalo yg buku my family my team, lebih ke cerita profil keluarga. Seru deh mba. Kebetulan saya beli bukunya online, di toko buku seperti gramedia juga ada….
      Terimakasih koreksiannya ya mba, salam kenal juga…

  3. Jadi pengen juga beli bukunya. Uzbekistan menyimpan banyak sejarah dan misteri di dalamnya. Karena masih banyak sih yang belum mengekspos negara ini, apalagi negara negara -stan lainnya. Tapi masih lebih tertarik sama Uzbekistan sih, terlebih salah satu ulama berasal dari sini. Seandainya saja ke Uzbek murah dan bebas visa 😃

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s