Taman Mini Sudah Hijau Lagi


Apa yang mau di lihat di taman mini?
Banyak! Buanyaaa…k!
Bagus gak?
Hmmm…
Teng! Tong!

Kami pindah ke Jakarta Timur sekitar akhir tahun lalu. Otomatis acara jalan-jalan minggu pagi yang dulunya tidak jauh-jauh dari area CFD Sudirman, Lapangan monas, Lapangan Banteng juga berpindah ke Taman Mini yang berlokasi di Jakatra Timur. Bertepatan dengan kondisi Taman Mini yang “sedang tidak menarik-menariknya” karena musim kemarau yang cukup panjang. Tamannya terkesan tidak terawat, rumput-rumput pada mati, beberapa bagian seperti pekarangan yang tidak berpenghuni, seperti rumah yang sudah ditinggalkan pemiliknya. Saya sih tidak bilang jelek, tapi  yah kurang menarik.

wp-1459403163627.jpeg

Teduh dan Hijau

Dengan kondisi Taman Mini yang  “yah begitulah”, pengunjungnya tetap saja ramai. Hari libur tidak pernah sepi. apalagi kalau bertepatan dengan musim liburan sekolah. Macet Jakarta jadi berpindah ke Taman Mini dan sekitarnya. Pengunjungnya dari seluruh nusantara sampai mancanegara. Dari yang jalan kaki, naik motor, naik ojek, kendaraan umum, kendaraan pribadi, bus kecil, bus besar,  lengkap sudah di sana.

Apa sih yang mereka lihat di taman mini?  begitu-begitu aja? (sok banget, padahal sebenarnya penasaran haha)

Setelah sekian lama- antara enggan dan penasaran, muncul lagi keinginan untuk jalan-jalan ke sana.  Waaah… rumputnya  sudah hijau lagi, bunga-bunga juga sudah bersemi, hujan sudah membawa berkahnya.

 

Saya jadi ingin berlama-lama  duduk di bawah pohon rindang, diteman semilir angin. Di atas danau sana ada pasangan yang sedang berbahagia berdua mengayuh bebek-bebek, di tepi danau ada juga keluarga yang piknik menggelar tikar di atas rumput. Sedang kami duduk menjuntai di depan anjungan Maluku yang teduh, dekat rel sambil menunggu kereta dan kereta gantung yang lewat sebagai objek foto.

Kami bermaksud menyinggahi anjungan tiap propinsi di Indonesia. Kalaulah belum bisa keliling Indonesia, kita keliling mini Indonesia dulu aja. Jika  tiap kunjungan ke satu anjungan dibatasi hanya setengah jam saja, berarti butuh tujuh belas jam untuk bisa menyelesaikan kunjungan ke tiga puluh tiga anjungan propinsi yang ada di taman mini.  Sementara jam buka anjungan umumnya dari jam 8.00 WIB sampai jam 15, jika dalam satu hari  berkunjung selama setengah jam ke tiap anjungan dikurangi istirahat dan makan siang selama satu jam, berarti masih kurang dari separo yang terjelajahi.

Senangnya, tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pemandangan seperti ini:wp-1459416214404.jpeg

Ngomong-ngomong, berapa sih luas Taman Mini ini? Kalau jalan kaki dari ujung ke ujung,  mulai dari belokan menuju gerbang utama sampai ke pintu IV di bagian belakang, jaraknya hampir 3 km.  Luas kompleksnya  kurang lebih 150 hektar atau 1,5 kilometer persegi. Taman mini yang sama sekali gak mini- karena sudah terbiasa menyebutnya begitu agak kagok juga kalau ngomong lengkap-lengkap Taman Mini Indonesia Indah. Saking gak mininya, dalamnya berbagai macam objek untuk dikunjungi: anjungan, museum, taman, perpustakaan, arena bermain, restoran, gedung pertemuan, tempat ibadah, danau buatan, kolam pancing dan sebagainya.

Sayangnya waktu itu,  kami  punya kesempatan setengah hari saja. Kami sempat mengambil foto anjungan Papua Barat, Sulteng, Sulut, tapi belum bisa masuk karena masih terlalu pagi, belum dibuka.  Terus bertamu ke anjungan kalimantan selatan dan Kalimantan timur, melewatkan (masih sambil tengok-tengok sedikit) anjungan Maluku, Kaltim, Aceh dan Sumut karena kebetulan di tempet tersebut sedang ada acara. Terakhir sebagai penutup sebelum pulang, singgah dulu ke anjungan Sumbar, menengok  rumah gadang, palapeh taragak jo kampuang halaman alias pelepas rindu akan kampung halaman😉

This slideshow requires JavaScript.

Kalau dipikir-pikir untuk, untuk berkunjung ke anjungan, kan objek di dalamnya sama aja mau musim kemarau sama musim hujan. Kenapa musti nunggu hijau kaya gini dulu yah? Yang pasti  hijaunya taman dan bunga yang bermekaran sangat mempengaruhi mood kami untuk jalan-jalan dan mengambil foto di hari itu. Apa yang kami temukan di anjugan kalimantan selatan dan kalimantan barat? Tunggu postingan selanjutnya🙂

***

Rima

2 comments

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s