Bazar Minggu Ria- TMII


Ada yang menarik kalau berkunjung ke Taman Mini di Minggu pagi. Selain bisa ikut senam bersama yang, ada Bazar Minggu Ria. Menurut informasi, sebelumnya pernah ada Bazar Minggu Ria, kemudian ditutup. Sekarang dibuka lagi dan sudah mulai di buka kembali 31 Januari 2016 lalu.

20160328_122320.jpg

Penampakan tenda-tenda di jalan ke arah Monumen Persahabatan Negara Non Blok

Bazar Minggu Ria taman Mini yang sekarang berlokasi di area kayu Gede, Museum Iptek dan Monumen Persahabatan Negara Non Blok, tidak jauh dari pintu masuk IV. Kalau dari pintu utama dan pintu II, cari petunjuk arah menuju Taman Burung. Kalau jalan kaki, lihat petunjuk ke arah Anjungan Papua.

20160328_122118.jpg

Penampakan tenda bazar yang berada di seberang pintu masuk Taman Burung.

Belum semua pedagang membuka lapaknya, kemaren (27/3/16) kami lihat masih ada tenda yang kosong. Jika  tertarik ingin berjualan,  informasi dari salah satu pedagang, biaya sewa tempat sekitar 1 – 2,5 juta tergantung lokasi. Setelah itu nanti dapat tenda untuk berjualan, dan ditambah bayaran per setiap kali datang (perminggu). Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan kepada panitia penyelenggara. Mereka punya tenda sendiri yang terpisah dari para pedagang,  biasanya ada di dekat Taman Burung.

Bagi yang ingin belanja atau sekadar melihat-lihat ada diskon tiket masuk Taman Mini sebelum jam 7.00 WIB  sebesar 50% dari harga tiket normal, sehingga menjadi Rp. 5.000 per orang, belum termasuk kendaraan. Jika belum sarapan, ada juga menu  sarapan, ada gudeg, nasi pecel, ayam goreng dan aneka makanan lainnya, baju, kerudung, mainan anak-anak, sandal, parfum sampai lukisan juga ada.

Biasanya saya masuk Taman Mini kalau sedang ingin berolahraga. Pernah juga berkunjung karena kebetulan ada acara. Selebihnya belum pernah sengaja jalan-jalan. Dulu alasannya jauh, sekarang sudah gak jauh alasannya lain lagi. Walaupun masih penasaran untuk mengunjungi museum dan anjungan tiap propinsi di Indonesia, tapi masih ntar-ntar aja deh.

Musim kemarau kemaren, saya tidak terlalu tertarik untuk main ke sini. Danau buatan yang di tengah itu airnya tinggal sedikit, rumput yang tumbuh di miniatur pulau Indonesia mengering dan berubah cokelat. Pohon-pohon besar pada yang menggugurkan daunnya, walaupun ada beberapa yang masih hijau, tetapi kesan panas dan kering di musim kemarau membuatnya tidak menarik.

Sampai akhirnya dapat semangat baru ngulik Taman Mini, sekalian olahraga jalan santai. Sebelumnya  “pemanasan” dulu dengan makan ketupat sayur Padang alias Katupek di area bazar. Ayo jalan-jalan, tuh lihat rumputnya sudah tumbuh lagi, bunga-bunga sudah bermekaran lagi, bagus untuk objek foto-foto.

Tunggu cerita keliling sepersekian Indonesia dalam setengah hari, sepenuh hati😉

***

Rima

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s