Lima Guru Kecilku Bagian II


lima-guru-kecilku-bagian2-jpg1

5 Guru Kecilku Bagian II – Kiki Barkiah – Kumpulan cerita berhikmah tentang pengasuhan anak

Judul buku : 5 Guru Kecilku Bagian II
Penulis : Kiki Barkiah
Penerbit : Mastakka Publishing

Saya mengetahui tentang buku ini dari status seorang teman di media sosial. Teman ini biasanya yang memberi info buku bagus, kadang juga yang minjamin buku bagus. Dulu ketika masih sering bareng-bareng, bukunya sering tak ubek-ubek kalau sedang tidak punya bacaan yang menarik.  Biasanya menemukan buku baru di raknya atau kalau tidak ada buku baru cukup melirik kembali buku yang pernah “dicuekin”.  Kadang saya juga suka ikutan ngerecokin buku yang lagi dia baca. Aii… jadi kangen masa bersama teman-teman dulu. Oh iya kembali pada cerita buku, pada umumnya, koleksi dan referensi dari teman saya ini selalu menarik buat saya. Menarik buat dibaca, menarik buat dibolak-balik, menarik buat dilirik🙂

Makanya pas dia posting tentang buku 5 Guru Kecilku, saya langsung tertarik. Kalau dulu pasti ditanyain, tertarik buat minjam apa tertaik buat beli? Trus aku jawab, tertarik buat baca hehe….

Catatan di cover belakang: Kiki barkiah adalah seorang ibu dari 5 orang anak  yang memili homeschooling sebagai metode pendidikan bagi anak-anaknya. Beliau aktif menulis di sosial media sejak berhijrah ke California, Amerika serikat. …

Mengurus lima anak, yang pertama terbayang  adalah capek.  Anak -yang kita inginkan selalu bersikap manis, pada kenyataannya tidak pernah demikian.  Yang ada membuat berantakan, main melulu, berantem, susah makan, susah diatur. Kalau tidak bisa menghadapi anak-anak, satu anak saja  sudah membuat pusing kepala. Apalagi lima, lima bo! Repotnya minta ampun.  Tanpa pembantu dan homeschooling pula. Alhasil dua puluh empat jam waktu bersama anak-anak. Lalu apa kabar me time?

Mulai menyiapkan makanan, menyiapkan materi pelajaran, mengawasi proses belajar, sekaligus mengerjakan pekerjaan rumah tangga untuk tujuh anggota keluarga, sedangkan ada anak yang masih bayi dan masih menyusui. Apalagi tidak ada keluarga atau saudara yang bisa tiba-tiba diminta datang untuk dimintai bantuan karena tinggal di luar negeri.

Tidak ada keluhan bagi seorang Kiki Barkiah. Menjalaninya dengan penuh sukacita.  Bahkan banyak belajar dalam proses pengasuhan tersebut, dimana lima anak-anak sebagai gurunya. Menjadikannya ladang ibadah sehingga bisa menggali hikmah dan berbagi cerita kesabaran dalam mendidik anak. Mempersiapkan anak-anak menjadi orang-orang yang hebat di masa depan. Hal lain  yang tidak bisa diabaikan  adalah peran bapak dalam keluarga. Tidak mungkin hal tersebut bisa dilalui seorang ibu dengan baik tanpa dukungan penuh dari suami.

Kisah yang diceritakan dalam buku ini mengalir dan mempunyai ruh. Sehingga saya sendiri menikmati tiap-tiap kisah dan mengambil hikmahnya. Kita diberikan bocoran mensiasati perilaku negatif anak, anak yang agresif dan mudah marah,  yang berantem (karena ini sangat menghabiskan energi). Juga bocoran menyambi pekerjaan, bagaimana mengelola waktu sehingga masih sempat untuk mengecek pekerjaan dan rapat (online), menulis, istirahat dan muraja’ah hafalan Al-Qur’an. Internet dan gadget sangat membantu dan memudahkan anak-adak dalam belajar, akan tetapi perlu pengawasan dan pengaturan yang ketat (diceritakan pada bagian “polisi gadget yang cerewet”).

Bagi saya yang kadang masih mengeluh bilang capek (dalam hati maupun di luar hati hehe) atau bilang lagi gak mood untuk alasan bermalas-malasan Membaca buku ini menjadi seperti tercubit-cubit (bukan tercabik-cabik lho yaaa). Kaya kupingnya kena jewer, sibuk gak segitunya nulis blog  masih jarang-jarang.

Tentu saja keadaan kita masing-masing berbeda, bagaimana cara mendidik anak tidak bisa persis sama. Tidak bisa diterapkan plek plek seperti yang dilakukan penulis. Apalagi saya yang bekerja  dan tidak sepenuhnya bisa di rumah.  Dengan membaca buku ini, saya banyak belajar hikmah dan kesabaran.

Sebenarnya bukunya dua ratus halaman lebih, sayang sekali ukuran hurufnya termasuk besar. Sedang asik membaca tak terasa sudah sampai bagian akhir. Padahal masih ingin membaca kisah-kisah hikmah lainnya. 5 Guru Kecilku bagian I saya belum baca, belum pesan lagi.

Teman saya bilang – menurut saya juga begitu, buku ini sangat cocok buat ibu, calon ibu, guru dan bagi yang ingin tahu dunia seorang ibu. Sekalian promosi, kalau mau pesan buku ini bisa  melalui teman saya. Pengiriman dari Jakarta Pusat.

Nining
Wa/telp :jual buku Lima Guru Kecilku Bagian II- KIKI BARKIAH

***

Rinrin

 

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s