Pengalaman Pertama Mulai Berjualan Online


Awalnya ngobrol sama teman sekantor bahwa kami jualan sepatu. Lalu saya pempromosikan foto-foto yang disimpan di HP. Ternyata laku beberapa pasang, dan beberapa tambahan pesanan. Sayangnya kami belum bisa memenuhi pesanan tersebut, karena model yang diminta tidak ready stock.

Kemudian ada teman yang menyarankan, kenapa tidak mencoba untuk dijual secara online. Kami memang berencana kearah sana, tetapi sepertinya saat itu belum siap. Setelah mempertimbangkan beberapa lama, akhirnya kami memutuskan ikut meramaikan jual beli di dunia maya dengan memaksimalkan yang ada dulu.

Untuk pertama, kami memilih Facebook sebagai media utama. Saya yang bertugas merintis jalan ke dunia maya. Saya mengambil bagian divisi online marketing (Halah gaya bahasanya hahaha). Karena saya tidak bisa total mengurus jualan, maka kami menyediakan kontak untuk merespon pertanyaan calon pembeli yang disiapkan di toko.

Yang pertama saya lakukan adalah jeprat jepret, kombinasikan foto dan upload, kemudian memberi keterangan. Tidak lupa juga menambah jaringan pertemanan dari orang yang berpeluang jadi calon konsumen ataupun sebagai perantara untuk promosi ke calon konsumen.

Alhamdulillah pesanan pertama datang. Pesanan tersebut ternyata bukan dari orang yang kami kenal. Kami belum mengira bakal ada pesanan, rencananya masih promosi-promosi dulu. ATM saya hilang belum sempat diutus lagi. Satu lagi kena blokir, dan sengaja tidak diaktifkan lagi. SMS banking dan internet banking juga tidak bisa. ATM suami juga sedang tidak bisa dipakai. Hari itu hari libur dan bank sedang tutup. Intinya kami tidak bisa mengecek kalau pembeli benar-benarsudah mentransfer.

Bagaimana dong? Ini kan pembeli pertama, masa ditolak? Ya sudah, kami tidak bilang pada pembelinya bahwa tidak bisa mengecek transferan. Cukup mengecek konfirmasi pembayaran yang dia kirim. Dengan melihat profil dan jaringan pertemanannya di Ffacebook. Sementara kami memutuskan untuk percaya bahwa uang pembelian sudah benar-benar ditransfer dan kemudian barang kami kirimkan.

Hari berikutnya baru bisa ke Bank, transferan tersebut memang sudah masuk. Sebelum ada pembeli berikutnya, kami menyiapkan yang berkaitan dengan kemudahan transaksi melalui Bank.

***

Unin

 

2 comments

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s