Candi Tegowangi


Setelah berkunjung ke Tegowangi (sudah lama banget) saya bermaksud menulis kembali kutipan ini, belum juga kesampaian dan terlupakan. Nah, karena kemaren itu ke Pare lagi, saya ingat lagi tentang Tegowangi🙂

Candi Tegowangi

Candi Tegowangi

“ Tegowangi secara administratif terletak di desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Prppinsi Jawa Timur. Menorut kitab Pararaton, candi ini merupakan tempat Pendharmaan Bhre Matahun. Sedangkan dalam kitab Negarakertagama dijelaskan bahwa Bhre Matahun meninggal tahun 1310 C (1388 M). maka diperkiraan dibuat tahun 1400 M dimasa Majapahit karena pendharmaan seorang raja dilakukan 12 tahun setelah raja meninggal dengan upacara srada.

Secara umum candi ini berdenah bujursangkar menghadap ke barat berukuran 11,20 m x 11,20 m, tinggi 4,35 m. Pondasinya terbuat dari bata, sedangkan batur kaki dan sebagian tubuh yang tersisa terbuat dari batu andesit.

Bagian kaki candi berlipit dan berhias. Tiap sisi kaki candi ditemukan tiga panil tegal yang dihiasi raksasa (gana) duduk jongkok, kedua tangan diangkat ke atas seperti mendukung bangunan candi. Di atasnya terdapat tonjolan berukir melingkari kaki candi, di atas tonjolan terdapat sisi genta yang berhias.

Pada bagian tubuh candi, ditengah-tengah pada setiap sisinya terdapat pilar polos yang menghubungkan badan dan kaki candi. Pilar-pilar itu tampak belum selesai dikerjakan. Di sekeliling tubuh candi dihiasi relief cerita Sudamala yang berjumlah 14 panil yaitu 3 panil di sisi utara, 8 panil di sisi barat dan 3 panil disisi selatan. Cerita ini berisi tentang pengruatan (pensucian) dewi Durga dalam bentuk jelek dan jahat menjadi dewi Uma dalam bentuk baik yang dilakukan oleh Sadewa, bungsu Pandawa. Sedangkan pada bilik tubuh candi terdapat Yoni dengan cerat (pancuran) berbentuk Naga.

Di halaman candi terdapat beberapa arca yaiyu Parwati, Ardhanari, Garuda berbadan manusia dan sisa candi di sudut tenggara. Berdasarkan arca-arca yang ditemukan dan adanya Yoni di bilik candi maka candi ini berlatarbelakang agama Hindu.”

Kosakata:

  1. Pendharmaan
  2. Upacara Srada
  3. Genta
  4. Yoni

*rima*

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s