RANTAU SATU MUARA – A. Fuadi


Rantau Satu Muara

Rantau Satu Muara

Alif sudah tamat kuliah. Berbekal ijazah dari perguruan tinggi ternama ditambah pula pengalaman di luar negeri, sepertinya langkah Alif untuk mendapatkan pekerjaan tidak sulit. Tapi kenyataannya sangat jauh dari harapan. Pekerjaannya sebagai penulis freelance tidak bisa lagi diharapkan. Semua perusahaan sedang beramai-ramai mengencangkan ikat pinggang dalam menghadapi krisis ekonomi. Jalan ke depan tak semudah yang dibayangkan. Namun dalam kondisi seperti itu Alif tidak pupus harapan. Akhirnya Alif diterima bekerja di sebuah Media cetak di Jakarta. Media dengan reputasi bagus, di sanalah Alif semakin mengasah kemampuannya. Namun cita-citanya untuk sekolah di luar negeri tidak pernah berhenti.

Perjuangan Alif tidak berjalan dengan mulus. Dengan tekad yang kuat akhirnya bisa memperoleh beasiswa ke Washington DC. Dikala itu Alif juga mulai dekat dengan teman kerjanya.  Bagaimana kisah hidup dan kisah cinta Alif diceritakan dengan apik di sini.  Bagaimana Alif mengambil hati Bapak dari wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya. Walaupun Dinara-nama cewek itu – sebenarnya mengincar beasiswa ke Inggris tapi rela menunda mimpinya. Lalu mereka bersama-sama hidup di perantauan dengan suka dukanya, dan diakhir cerita memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Walaupun ceritanya  ga seseru Negeri Lima Menara,  tapi aku tetap suka novel ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil, mengingat cerita Alif menyentil untuk tetap semangan meraih mimpi.  Yang pasti  Alif mempunyai mantra ketiga yang diyakininya “man shaara ala darbi washala” (siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan)”.

***

*rinrin*

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s