Sherlock Holmes Yang Tidak Ada Habisnya


2Kapan pertama kali tau dan membaca karya Sir Arthur Conan Doyle ini, udah ga ingat lagi.  Aku sudah curiga, jangan-jangan diriku ini termasuk pembaca dengan tipe “baca dan lupakan”🙂  Beneran! Yang teringat hanya aku suka ceritanya dan kapan-kapan berniat membaca lagi kalau ketemu.5

Kemaren-kemaren, lagi suka-sukanya sama  serial Sherlock Holmes yang diperankan sama Benedict Cumberbatch (ketularan dari teman). Pas banget kebetulan lagi jalan ke blok M dan mampir ke Caruban (lain kali mungkin akan kutulis tentang toko buku ini) nemu lima buku Sherlock Holmes sekaligus.  Wow!

  • Sherlock Begins: A Study in Scarlet, Jakarta: Bukuné, 2012
  • Suspect Freed, Jakarta: Visimedia, 2012
  • The Crime Tricks, Jakarta: Visimedia, 2012
  • The Curious Case of Sherlock Holmes, Jakarta: Visimedia, 2012
  • The End, Jakarta: Visimedia, 2012

Yang pertama aku ngebaca A Study in Scarlet dan pengen cerita, kalau di sini  menceritakan tentang “saya” yaitu Dr. Watson, dan  bagaimana dia bertemu dengan Sherlock Holmes. Dr. Watson terkesan pertama kali dengan Sherlock Holmes, yang bisa menebak dia pernah bertugas di Afghanistan.1

Ternyata Sherlock yang versi buku ini lebih ramah dan hangat, berbeda dengan yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch, Sherlocknya lebih cool dan lebih terkesan angkuh. Dalam bukunya juga terkesan Sherlock lebih mempertimbangkan pendapat Watson, dan dia tidak selalu terlihat mengintimidasi Watson.  Aku mengira-ngira, karena serial itu mengadaptasi (semoga saja istilahnya benar) karya tulis yang umurnya sudah lebih seratus tahun, wajar saja dilakukan modifikasi untuk medapatkan gambaran yang sesuai zaman sekarang. Melihat serialnya, tetap saja aku protes kalau Sherlock itu kadang kebangetan pada Watson.

Dalam buku juga diceritakan bagaimana Watson tertarik dengan Sherlock yang terkesan “aneh”. Watson sampai-sampai membuat daftar cakupan keilmuan yang dimiliki Seherlock Holmes, beberapa diantaranya; pengetahuan sastra-nol, kimia-mendalam, anatomi-akurat tapi tidak sistematis, bisa bermain biola dengan baik dan mahir menggunakan tongkat, bertinju dan bermain pedang.3

Petualangan pertama mereka diceritakan berawal seseorang yang terbunuh di sebuah rumah kosong, meninggalkan pesan “RACHE”- dalam bahasa Jerman artinya  “balas dendam”. Pesan tersebut ditulis di dinding dengan darah.  Sherlock menggunakan ilmu deduksi dan bernalar dari belakang ke depan yang merupakan keahliannya untuk memecahkan teka-teki pembunuhan tersebut. Watson di awal cerita pernah meremehkan teori tentang ilmu deduksi ini  makin mengagumi Sherlock Holmes setelah kasus tersebut dapat terpecahkan, pembunuh tersebut akhirnya ditangkap di rumah Sherlock Holmes.4

Sherlock Holmes sedikit sinis. Bahwa menurutnya, apa yang telah dilakukannya tak akan berpengaruh. Toh, yang akan mendapat penghargaan dan pengakuan tetap polisi juga. Watson berpendapat bahwa jasa Sherlock harus diketahui umum dan menyarankan Sherlock untuk menerbitkan laporan mengenai kasus tersebut, kalau Sherlock Holmes tidak mau, Watson menawarkan bantuan dia sudah membuat catatan tentang fakta kasus tersebut. Jadi Watson-lah yang akan bercerita mengenai petualangan mereka. Jadi bagaimana Sherlock megungkap teka-teki dari pesan yang tertulis di dinding, sebuah cincin, jejak kaki dan kereta kuda, akan lebih menarik jika membaca sendiri yang diceritakan Watson.

Sebagaimana kisah-kisah Sherlock Holmes selanjutnya, Watson lah yang lebih banyak bercerita. Sir Arthur Conan Doyle kadang memberikan kesempatan untuk Sherlock yang menulis beberapa kisah petualangan. Beruntung mendapatkan lima buku tersebut yang “kebetulan” hadir di depanku dan dapat menuliskan ulasan salah satu kisah yang tidak ada matinya ini. Dikutip dari buku lain, tokoh Sherlock Holmes ini mulai diperkenalkan kepada publik tahun 1886, dalam cerita A Study in Scarlet (Serialnya berjudul; A Study in Pink), lebih seratus tahun lalu.

*rinrin*

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s