Novel “Uda Universe”


Penulis: Yuhendra
Membaca novel ini, menyimak perjalanan hidup seorang Chen. Bagaimana dia mengumpulkan pengalaman pahitnya menjadi sebuah energi positif untuk memajukab dirinya dan menggapai mimpinya.

Chen yang hidup keluarga biasa yang kemudian lingkungannya menginisiasi sebagai orang miskin. Lingkungan dimana orang-orang menilai segalanya dari materi. Chen menerima perlakun diskriminasi dari teman-temannya yang orang kaya.  Tapi namanya anak-anak, sesekali berantem lalu baikan lagi. Chen menarik kesimpulan, ternyata sikap buruk anak-anak berasal dari sikap buruk orangtuanya.  Chen juga muak dengan sikap orang dewasa yang meremehkan keluarganya. Membuat tekad Chen harus menjadi orang yang dianggap, tidak lagi dianggap enteng.

Sebenarnya rumah Chen berada di perbatasan sebuah garis sosial tampak mata dalam realita antara orang berada dengan yang tidak berada. Chen juga berteman- akhirnya berteman karib dengan anak-anak yang tergolong miskin (disebutnya orang belakang). Tapi sebuah kejadian yang membuat perubahan drastis dalam hidup Chen kecil. Ketika dia harus mengkhianati teman baiknya demi eksistensinya sendiri. Chen dijauhi oleh sahabat dekatnya dan merasa bersalah menjadi seorang pengkhianat. Chen jadi jarang berteman, suka membaca atau ikut orangtuanya ke pasar. Untunglah, anak belakang kembali menerima Chen dengan tulus, dan banyak pelajaran tentang hidup yang bisa diambil oleh Chen.

Kegemaran membaca Chen membuka dunia baru da pandangan baru untuknya, sehingga dia bisa mengabaikan hal-hal negatif yang ditujukan pada dirinya dan keluarganya. Tempaan dari lingkungan dan pelajaran kehidupan yang dilaluinya membuat Chen kuat dan menjadi pemimpi.  Itulah yang pada akhirnya membawa Chen ke Belanda. Mengikuti sebuah kursus singkat . Itu baru awal dari mimpinya yang lain. Chen berhasil mMemproklamirkan pada dirinya, dia menjadi bagian dari dunia.
Mungkin judul “Uda Universe” merangkum cita-cita Chen. Yaitu seseorang yang didahulukan selangkah, menjadi inspirasi tidak hanya di sebuah kampung kecil yang bernama Kampung Muka tapi untuk alam semesta( Tanya deh sama Chen, bukannya begitu Chen🙂 ?  )

Sebenarnya kisah hidup Chen ini sangat menarik, malah aku berfikir bisa dibuat menjadi trilogi atau tetraogi, sehingga penulis lebih bisa “nyantai” menceritakan tiap-tiap periode dalam kehidupan Chen, sehingga ceritanya bisa lebih greget.  Di akhir cerita pengarang lebih cenderung seperti merangkum sebuah perjalanan (tidak lagi bercerita seperti di awal-awal).

Jika kamu pengen tau kisah Chen, silakan membaca novel ini, memberi  pengalaman dan pandangan baru buat kita.

 

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s