Tales From The Road


Walaupun sudah agak telat nemu dan baca buku ini (edisi pertama, terbit tahun 2009),  tapi  ternyata setelah baca sekian halaman jadi pengen menyelesaikan sampai terakhir.

Saya termasuk orang yang berfikiran kalau jalan-jalan itu hanya untuk orang yang punya uang, atau kalau ga punya uang jalan-jalannya ke tempat yang ga ngabisin uang atau tunggu punya uang baru jalan-jalan.

Masalahnya adalah, kebutuhan manusia cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya kemampuan,  tanggung jawab yang disandang dan itupun berbanding lurus dengan perjalanan waktu. Jadi kapan nunggu punya uang lebih untuk jalan-jalan?

Dengan membaca buku ini, menggugah lagi semangat untuk jalan-jalan. Hal yang disuka tapi dihindari karena ada hal lainnya yang musti diprioritaskan.  Menggugah fikiran untuk mencari peluang, sehingga jalan-jalan tidak melulu menghabiskan uang kalau bisa menghasilkan uang (ini yang paling penting!)

Kalau juga berfikiran seperti saya sebelumnya mengenai jalan-jalan, dengan membaca buku ini akan menemukan semangat baru.  Walaupun perjalanan “Matatita” -penulis buku ini, waktunya sudah lama berlalu dan kondisi di tempat wisata yang diceritakan di buku tersebut pasti sudah berubah, tapi tetap ada nilai bagus yang dapat  kita mabil dari buku ini.

….

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s