Hujan Yang Lain Dinda (4)


hujan kemaren dinda, beneran aku bertemu pangeran itu di sela hujan
bukan bayangan karna aku bisa menakar jaraknya dari jauhnya
jika kita buatkan perumpamaan masanya, aku berlari  ketika rintik hujan satusatu lalu sanpai separo langit tercurah  lalu bertemu matahari lalu bertemu hujan lagi
jangan kau katakan aku berlebihan karena aku tau rasa lelahnya
aku tertatih sementara dalam diamnya pangeran itu hanya sanggup tersenyum
lalu aku memutuskan untuk berhenti
kau jangan kecewa atau menghiba dinda, kupastikan dia tidak membawa pelangi
kupastikan hujan itu masih indah, sebelum membiarkan pangeran itu menjadi bayangan

Silakan Komen di sini :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s