Posts Tagged ‘Margasatwa’

h1

Suaka Margasatwa Muara Angke

September 25, 2012

Si Bona dan Si Bolin

Masih dalam rangka hunting tempat wisata alam di daerah Jakarta dan sekitarnya, pilihan kami kali ini jatuh pada taman Suaka Margasatwa Muara Angke. Sebenarnya saya penasaran banget dengan tempat ini. Pertama, hutan mangrove itu seperti apa sih sebenarnya? Kedua, dengan label hutan kota dimana terdapat beberapa spesies burung, monyet dan binatang rawa lainnya, pasti akan sangat menarik. Ketiga, tempat ini juga bisa dipake buat syuting video klip, film maupun pengambilan foto pre wed. Kalo gitu pasti ga akan diragukan keindahan tempat ini.

image

Gerbang Masuk

Kita pergi hari Sabtu, berangkat dari kost udah agak siang. Alhasil nyampe di sana lagi terik-teriknya. Naik angkutan umum dari kosan ke Grogol, lalu lanjut angkot jurusan Grogol Muara Angke B-01, trus turun di dekat gerbang kompleks Pantai Indah Kapuk. Masuk ke gerbang kompleks tersebut, Suaka Marga Satwa Muara Angke sekitar 300 meter dari jembatan. Walaupun dekat, sebaiknya naik angkot U-11 daripada jalan kaki. Di sebelah kanan jalan yang kita lewati ga ada trotoar. Kalau mau, jalannya di sebelah kiri sejajar ruko-ruko, lalu nyebrang untuk masuk Suaka Margasatwa yang berhadapan dengan ruko Mediterania Niaga.

Pemilik Tempat

Sempat ragu juga sih, kalo nyasar lagi panar-panasnya. Tapi pas ngeliat gerbang itu, akhirnya lega. Lalu langsung masuk gerbang, ga ada pos penjagaan. Di depan, sempat foto dulu.  Nyampe di dalam, kita tanya sama orang di sana, gimana caranya masuk kalau belum ngurus Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi). Soalnya kita niatnya cuma mau liat-liat aja, jadi ga ngurus Simaksi deh. Eh ternyata, buat masuk sana harus ngurus Simaksi dulu. Untung aja kami ketemu sama dua orang yang mau observasi untuk kunjungan rombongan besoknya yang sudah dapat ijin. Setelah “nego” dengan bapak yang jaga, akhirnya kami diijinin masuk, bareng dengan dua orang itu. Oke sip!

Pas di luar kita udah meng-under estimate tempat ini, ga bakalan menarik. Yang menarik hanya jembatan kayu, hijau pohon mangrove. Airnya keruh (jelas aja, air rawa jakarta bo, ga usah berharap lehih), baunya juga kurang enak. Tapi kita mutusin tetap ngeliat nyampe ke ujung jembatan (yang udah ada dari pintu masuk) siapa tau di ujung sana ada kejutannya.

Jembatan Kayu

Jembatan kayu itu memanjang di atas rawa sepanjang 800 m. Di kanan kirinya ada pembatas setingi pinggang lebih. Sekitar setengah perjalanan kita menemukan sebuah pondok tempat peristirahatan. Kalau beruntung bisa mendengar kepak sayap dan kicau burung laut.

Monyet Penghuni Suaka Margasatwa

Di bagian ujung jembatan, kita ketemu sama banyak monyet. Beberapa monyet ada juga lho yang narsis, seneng di foto. Sama sekali ga takut pas kita lewat :-)

Beberapa foto lain yang sempat diambil belum diupload semua. Sayangnya ga dapet satupun foto species burung laut, kameranya ga bisa nangkap. Tapi lumayan juga walaupun ga seindah yang kita bayangkan sebelumnya hehehe …

yang menjadi catatan:
1. Ngurus Simaksi dulu, sepertinya juga bisa dengan Simaksi Online
2. Saat musim kemarau sepertinya tempat ini tidak terlalu menarik karena airnya menjadi dangkal, ada sampah-sampah nyangkut di akar pohon.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.